SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Menggugat (LSM Geram) akan menyoroti munculnya persoalan akibat pembangunan Central Processing Plant (CPP) Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) Pertamina EP yang berada di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Persoalan itu di antaranya dampak pembangunan jalan menuju lokasi dan pagar CPP yang mengakibatkan lahan pertanian warga setempat sering terendam banjir ketika datang hujan deras. Selain itu, tentang penyaluran program taggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) yang diangggap tidak jelas arahnya, dan pelibatan tenaga kerja yang masih di dominasi warga dari luar daerah.
“Kami akan melakukan audensi dengan Pertamina untuk membahas tiga masalah itu,†kata Koordinator LSM Geram, Rudito Suryawan kepada suarabanyuurip.com, Senin (8/6/2015).
Rudi mengaku, telah melakukan komunikasi dengan Pertamina dan masih menunggu jadwal untuk beraudensi. “Kami masih menunggu informasi dari Pertamina,” ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Pertamina EP PPGJ membenarkan telah melakukan komunikasi dengan LSM Geram. Hanya saja, pihaknya masih menunggu surat resmi dari LSM Geram yang diketahui pemerintah kecamatan dan desa setempat.
“Setelah terima surat resminya akan kita jadwalkan,” sambung Humas Pertamina EP PPGJ, Yuliani.(ams)