Pemkab Janji Kawal Penambang Batu Kumbung

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur berjanji akan melakukan pengawalan bagi penambang batu kumbung tradisional. Penambang ini beroperasi di wilayah lahan Perhutani.

Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi, mengatakan, pengawalan akan dilakukan apabila Perhutani benar-benar menegakkan penutupan lahan tambang. Tentu dengan penutupan ini akan menimbulkan gejolak sosial dengan hilangnya mata pencaharian para penambang.

“Kita akan melakukan pengawalan kepada penambang yang kehilangan pekerjaan,” jelas Teguh Setyobudi.

Para penambang, kata Teguh, harus mempunyai skill lain yang memadai. Supaya bisa beralih dan mengerjakan pekerjaan lain.

“Kalau yang punya lahan mungkin bisa bertani, kalau yang tidak punya harus bisa melakukan pekerjaan lain,” kata Teguh.

Dengan begitu mereka akan memberikan pelatihan dan pembekalan skill kepada penambang. Salah satu diantaranya pelatihan dibidang meubel dan pertukangan.

“Pelatihan akan dilakukan melalui Dinas Sosial dan Tenaga kerja, selain itu ada juga Balai Latihan Kerja Tuban,” terang mantan Kesbangpolinmas ini menegaskan.

Dikonfirmasi, Waka Adm KPH Perhutani Tuban, Muhlisin, membenarkan kalau pihaknya akan mulai menggalakkan kembali penutupan tambang batu kumbung di lahan hutan. “Karena selama ini kami dirugikan dengan adanya tambang batu kumbung di wilayah hutan,” kata Muhlisin.

Baca Juga :   Jembatan Bojonegoro - Nganjuk Terancam Putus

“Selama ini sudah kami mulai dengan memasang papan peringatan, dan penutupan ini akan kami lakukan sampai tambang ilegal sudah tidak ada di wilayah hutan,” tandasnya. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *