SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Resmi dilantik kepengurusan organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyatakan akan fokus terhadap pengawalan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Bojonegoro.
“Dengan adanya industri migas kita tidak ingin terjadi kesenjangan pada masayarakat Bojonegoro,” kata Ketua KNPI terpilih, Anam Warsito dalam sambutannya pada pelantikan pengurus KNPI 2015-2018 di Hotel MCM, Kecamatan Bojonegoro. Minggu (14/6/2015).
Dalam pelantikan tersebut juga digelar dialog yang mengusung tema “Menggagas Formula Bagi Hasil Migas yang Adil Bagi Daerah Penghasil”. Hadir sebagai nara sumber anggota Komisi III DPR RI daerah pemilihan Kabupaten Bojonegoro-Tuban, Wihadi Wiyanto dan akademisi dari Kutai Kertanegara, Adji Sofyan Efendi, dan pengurus KNPI Kutai Kertanegara.
Pada kesempatan itu, Anam berjanji akan bersinergi dengan pemerintah agar dapat memperjuangkan DBH secara adil dan proporsional. Disebutkan sejauh ini DBH dinilai tidak adil karena terhambat Undang – Undang 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan daerah dan pusat.
“Kami undang teman – teman dari Kutai Kertanegara agar Bojonegoro banyak mendapat masukan. Kami sama – sama dari daerah penghasil,”imbuhnya.(roz)