SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mulai meresahkan keberadaan pengemis di wilayah setempat mendekati bulan Ramadan.
Mereka merasa khwatir jika hal itu tidak segera diatasi, maka mobilisasi pengemis tidak terbendung. Akan lebih banyak jika sudah memasuki bulan suci tersebut.
Warga Cepu, Widi Julianto, mengatakan, pengemis yang tersebar di sejumlah titik di wilayah setempat berasal dari berbagai wilayah luar Cepu. “Tempat umum seperti masjid dan mushala, selalu menjadi target para pengemis musiman untuk meraup rupiah. Namun, hal ini tentu sangat mengganggu,†ujarnya, Rabu (17/6/2015).
Sejauh ini belum ada tindakan maupun sosialisasi dari pihak terkait. Sehingga, dikhawatirkan mobilisasi pengemis musiman itu sulit dibendung. Saat ini sudah banyak pengemis yang berdatangan.
“Kami harap dinas terkait mengantisipasi banyaknya pengemis yang datang seperti ini. Kalau Ramadan jumlahnya bisa lebih banyak lagi pastinya,†katanya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kecamatan Cepu, Dahlan Rosidi, menyatakan, akan melakukan penertiban jika ada pengemis yang menyebar di wilayah Cepu. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pelonjakan pengemis musiman yang mencari peruntungan di bulan ramadhan.
“Memang biasanya mendekati bulan Ramadan seperti ini di manfaatkan bagi pengemis musiman yang semakin banyak bermunculan,†ujarnya. Â
Menurutnya sejauh ini belum ada instruksi maupun koordinasi dari Kantor Satpol PP Kabupaten Blora. Meski demikian, pihaknya akan mulai melakukan pemantauan terhadap keberadaan pengemis. Sehingga, ketertiban masyarakat bisa tetap terjaga.
“Itu sudah kami waspadai. Kalau memang dirasa mengganggu, kami akan mengajukan permohonan agar dilakukan penertiban. Karena kebanyakan dari mereka memang dari luar wilayah Cepu,†katanya.
Pihaknya berharap kepada masyarakat di wilayah Cepu, jika ada pengemis yang mulai muncul segera untuk dilaporkan, agar segera ada penindakan. (ams)