Naker Blok Cepu Diduga Keracunan

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Pekerja proyek engineering, procurement, and construction (EPC) – 1 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu diduga mengalami keracunan makanan yang dipesan dari katering.

Somat, salah satu korban mengatakan, baru memakan jatah katering itu pada saat berbuka puasa Sabtu (21/6/2015) kemarin. Setelah itu perutnya merasa mual dan sakit. Merasa sakitnya makin parah kemudian pagi tadi dia dibawa ke rumah sakit.

“Kemarin pas buka puasa baru dimakan,” ujarnya ditemui sejumlah wartawan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Kabupaten Bojonegoro, Minggu (21/6/2015).

Dia menceritakan, katering tersebut berisikan nasi, lauk pauk, telur dan sambal. Somat tidak pernah mengira jika apa yang dimakan membuat perutnya sakit.

Dokter RSUD, Adi Widjantoro mengatakan, korban sudah dirawat sejak kemarin. Sedikitnya terdapat 17 korban pekerja proyek EPC telah dirawat. Hanya saja, pihaknya belum berani memastikan apakah para korban mengalami keracunan dari makanan katering. Sebab, harus dilakukan pengecekan dan uji laboratorium.

Baca Juga :   THR Belum Dibayar, Buruh Vendor GCI Mogok Kerja

“Belum bisa dipastikan,” kata dia.

Mengenai kondisi korban, Adi mengatakan, mereka umumnya mengalami sakit perut.

Seperti mual – mual hingga diare. Penyakit tersebut bisa disebabkan oleh infeksi pencernaan dan jamur atau bakteri pada makanan.

Community Affairs konsorsium PT.Tripatra – Samsung, Budi Karyawan saat berupaya di mintai keterangan belum bisa memberikan jawaban. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *