198 ribu Ha Lahan Pertanian Dilanda Kekeringan

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojonegoro – Kementerian Pertanian mencatat kurang lebih 198 ribu hektar (Ha) lahan pertanian di Indonesia dilanda kekeringan setiap tahunnya. Dari jumlah itu, lahan pertanian yang gagal panen (puso) sekira seluas 25 ribu hektar.

“Jumlah itu terjadi setiap tahun,” kata Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman saat menyerahkan bantuan 300 unit mesin pompa kepada petani Bojonegoro, Jawa Timur, di Desa Simorejo, Kecamatan Kanor,  Rabu (24/6/2015).

Namun demikian, menurut Andi, penurunan produksi akibat kekeringan tahun ini dinilai tak berpengaruh terhadap jumlah produksi. Sebab areal tanam tahun ini meningkat 400 ribu hingga 500 ribu hektar dari tahun lalu. Di mana Oktober tahun lalu, kata dia, areal panen seluas 8 juta hektar. Sedangkan sekarang meningkat menjadi 8,58 juta hektar.

“Jadi saya kira tidak berpengaruh signifikan,” tegasnya.

Sesuai hasil pemetaan yang dilakukan Departemen Pertanian, dari 198 ribu hektar lahan pertanian yang dilanda kekeringan tersebut di antaranya berada di Indramu, Jawa Barat, Pati, Jawa Tengah, dan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Baca Juga :   Oknum Guru Diduga Cabul, Pengurus Pendidikan Madrasah Minta Maaf

Untuk mengantisipasi bencana tersebut, Departemen Pertanian telah menggelontor tambahan pompa air sebanyak 20 ribu hingga 30 ribu unit. Sehingga target panen hingga bulan ini seluas 1,39 juta hektar dapat terealisasi.

“Seperti di Bojonegoro ini, kita bantu 300 unit pompa untuk mengantisipasi 10 ribu hektar lahan pertanian yang terancam dilanda kekeringan,” tandas Andi.

Andi berharap dengan bantuan tambahan pompanisasi ini dapat memperluas areal panen setiap tahunnya untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Kita merencanakan tahun ini luas panen bisa mencapai 1,5 juta hektar. Sekarang telah selesai kurang lebih 1 juta hektar,” pungkasnya.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *