Berharap Kualitas Pendidikan Meningkat

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Pendidikan Bojonegoro, Jawa Timur, berharap dengan adanya industrialisasi minyak dan gas bumi (Migas) di wilayahnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di sekitar pemboran.

“Kami bersinergi dengan operator Blok Cepu, yakni ExxonMobil Cepu Limited memberikan program khusus di bidang pendidikan,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Bojonegoro, Akhyar kepada suarabanyuurip.com di ruang kerjanya, Kamis (25/6/2015)

Dia menyatakan, tidak semua wilayah mendapatkan program pendidikan yang diambilkan dari Program Penunjang Kegiatan Operasi (PKPO). Hal ini dikarenakan, masyarakat sekitar ring satu paling terdampak jika terjadi sesuatu pada aktivitas pengeboran.

“Saat ini, yang saya tahu programnya pelatihan guru di sekitar ring 1 atau wilayah operasi mereka,” ujarnya.

Hal itu, lanjut dia, membuat perubahan yang signifikan di wajah pendidikan terutama di Kecamatan Gayam. Karena dengan pelatihan yang diberikan kepada semua guru berdampak positif pada sistem belajar mengajar kepada siswa.

“Ya diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di ring 1 sana,” imbuhnya.

Akyar menjamin tidak akan ada kecemburuan sosial antara daerah terdampak atau ring 1 dengan non terdampak. Karena Pemkab Bojonegoro akan berupaya memberi program yang diambilkan dari APBD dengan membangun lima titik Pusat Belajar Guru (PBG).

Baca Juga :   Mahasiswa KKN Unugiri Luncurkan Model Tas dan Metode Penjualan Online

“Kami telah siapkan anggaran sendiri Rp 800 Juta untuk PBG ini, supaya peningkatan mutu pendidikan bisa merata,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *