SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Unigiri Bojonegoro, Jawa Timur melakukan pendampingan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Buntalan, Kecamatan Temayang. Selain meningkatkan sumber daya manusia (SDM), mereka juga membantu pemasaran secara digital.
Koordinator Bidang UMKM KKN Unugiri Rudi Rohimawan mengatakan, Kelompok 48 KKN Unugiri sebelumnya telah melakukan observasi untuk mengetahui produksi tas lokal aprime by polonine.
“Hasilnya, fasilitas produksinya sudah lengkap, bahan tas yang dibuat juga sudah bagus, namun pemasarannya masih kurang maksimal,” katanya, Jumat (11/8/2023).
Rudi mengatakan, untuk memaksimalkan pemasaran produk tas lokal ini, mahasiswa KKN 48 Unugiri telah melaunching produk sekaligus peresmian toko online milik Bapak Mahfud pemilik UMKM tersebut. Hal ini dilakukan untuk memberikan dampingan dan memperluas pemasaran.
“Termasuk, memberikan masukan model tas modern yang diminati masyarakat dan harga yang dapat bersaing dipasar. Kami sudah mengunggah model tas di media sosial yang sudah kami buatkan baik di instagram, shopee dan tiktok,” jelasnya.
Dosen Pemimbing Lapangan (DPL) KKN 48 Unugiri Ifnu Wisma Dwi, P. menambahkan, adanya pendampingan ini bisa memberikan dampak yang baik bagi warga di Desa Buntalan salah satunya pelaku UMKM Tas Lokal Aprime By Polonine.
“Produknya sangat bagus, dari segi bahan dan design, jadi untuk kelanjutannya teman-teman KKN akan membantu untuk memantau keberlanjutan untuk penjualan onlinenya. Semoga ini akan menjadi awal yang baik bagi semua,” ujarnya.(jk)





