Petugas Gabungan Sisir Hiburan Malam

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora- Petugas Gabungan Satpol PP dan Polres Blora, menyisir tempat hiburan malam di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Sabtu (27/6/2015). Sejumlah Cafe serta warung-warung tidak luput dari penyisiran petugas yang disinyalir masih menjual minuman keras selama bulan ramadan.

Selain itu cafe yang tidak mematuhi jadwal buka dan juga cafe yang memeperkerjakan Pemandu Karaoke (PK) juga menjadi target operasi pekat. Petugas gabungan juga menyisir keberadaan preman yang berkeliaran di Cepu.

Dari penyisiran yang dilakukan pada tiga Cafe, yaitu cafe Collor JS Cafe, dan Millenium cafe, petugas tidak menemukan miras. Namun, dari pemeriksaan identitas PK dan pengunjung, petugas menemukan 5 PK dari DJS Cafe yang tidak membawa KTP akan tetapi tidak dibawa dan hanya dibina di lokasi. Satu  PK  belum ber KTP temuan dari Millenium cafe langsung dibawa ke Mapolsek Cepu untuk dilakukan pemeriksaan.

Sementara dari operasi di warung-warung petugas berhasil mengamankan 11 botol arak ukuran 1/2 liter dan 16 botol arak ukuran 1,5 liter.

Baca Juga :   Ratusan Korban Selamat Asal Tuban Trauma Berat

“Kami juga masuk di lingkungan lokalisasi sumber Agung, akan tetapi tidak menemukan apa-apa,” kata Kabag Ops Polres Blora, Kompol Willemus Sareng Kelang, sesaat setelah selesai melakukan operasi.

Menurutnya, operasi pekat gabungan ini akan terus kami lakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama bulan ramadan. Pihaknya akan terus melakukan razia supaya tidak ada warung ataupun kafe yang masih nekat menjual minuman keras. Karena hal itu menurutnya sangat meresahkan masyarakat.

“Razia akan terus kami lakukan selama Ramadan ini, apalagi masih ada cafe maupun karaoke yang masih buka pada Ramadan. Begitupun dengan izinnya, tentu kami cek,” tegas Willemus.

ementara itu, Sekretaris Satpol PP Blora, Bambang ST, setelah melakukan pemeriksaan perizinan, mengungkapkan, pihaknya menemukan Cafe Collor dan DJS Cafe tidak bisa menunjukkan izin.

“Alasannya masih proses,” kata dia.

Saat wartawan menanyakan, apakah cafe yang belum berijin akan ditertibkan? Bambang, menjelaskan akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Kami akan koordinasi dulu dengan atasan dan pihal terkait lainnya,” kata dia.(ams)

Baca Juga :   Pemblokiran Merembet ke Sumur TBR-B

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *