Kontraktor Lokal Ancam Bongkar Proyek EPC-5

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Kontraktor lokal Bojonegoro, Jawa Timur, yang menjadi subkontraktor PT Demita – RMT mengancam akan membongkar material yang sudah terlanjur dikirim di lokasi proyek engineering, procurement and construction (EPC-5) Banyuurip, Blok Cepu. Karena sampai saat ini subkontraktor PT Hutama Karya – PT Rekayasa Industri (HK-Rekind), pelaksana EPC-5 Banyuurip itu belum melunasi sisa tagihan senilai Rp3,8 miliar kepada kontraktor lokal.

Padahal tagihan (invoice) itu telah diajukan Nopember 2014 silam.

Direktur CV Dirgantara, Mungin, megatakan, aksi pemblokiran akses masuk lokasi proyek EPC-5 Banyuurip ini akan terus dilakukan sampai kekurangan pembayaran dilunasi.

“Kalau sampai tidak dibayar, material yang sudah kami kirim berupa batu, pasir dan tanah urug akan kami bongkar,” ancamnya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (30/6/2015).

Kontraktor lokal, menurut Mungin, sudah sepakat memberi batas waktu kepada Demita – RMT untuk melunasi hutangnya pada Senin (6/7/2015)mendatang, sesuai yang dijanjikan PT. Rekind.

“Daripada tidak adanya peyelesaiannya lebih baik materialnya akan kami ambil lagi,” tandasnya.

Baca Juga :   Pertagas Tunggu Lapangan Gas J-TB Produksi

Mungin mengungkapkan, total hutang PT Demita- RMT kepada suplyer tidak hanya senilai Rp1,9 miliar. Melainkan sekira Rp3,8 Miliar. Karena untuk uang senilai Rp1,9 miliar itu urusan antara PT Demita – RMT dengan Rekind.

“Kalau hutang Demita – RMT dengan suplyer totalnya adalah sekitar Rp3,8 miliar, Mas,” jelas Mungin yang mengaku tagihannya yang belum dibayar Demita – RMT senilai sekira Rp700 juta tersebut.

Terpisah humas PT Rekind, Wandi Sendjaja, mengaku, akan memfasilitasi permasalahan internal rekanan Demita – RMT.

“Kita fasilitasi kesulitan rekanan DEMETA-RMT dalam permasalahan internal mereka, dan dijadwalkan pertemuan lanjutan minggu depan, Mas,” sambung Wadi Sendjaja melalui pesan pendek. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *