Masih Dijumpai DT Nakal

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Operasi lalu lintas yang kerap dilaksanakan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Jawa Timur, khussunya terhadap kendaraan penngangkut barang curah, tampaknya, tak memberikan efek jera. Terbukti, masih banyak dijumpai dump truk (DT) nakal yang tak menutupi bak kendaraannya.

Seperti yang terlihat Jalur Bojonegoro – Padangan, tepatnya di Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu, Kamis (2/7/2015). Di jalur ini masih banyak DT pengangkut tanah urug yang tak menutupi muatanya.

“Padahal polisi sudah sering melakukan operasi penertiban, tapi kenyataannya tidak membuat mereka kapok,” kata Parmin, warga setempat kepada suarabanyuurip.com, Kamis (02/7/2015).

Seharusnya, menurut dia, sebagai pengguna jalan yang baik bisa mematuhi aturan berlalulintas agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Sebab serpihan tanah urug itu dapat membahayakan pengendara di belakangnya terutama sepeda motor. Terlebih, kata Parmin, jumlah DT pengangkut tanah urug yang melintas di jalur ini mencapai hampir seratusan setiap harinya.

“Apalagi musim kemarau seperti ini banyak angin debunya bisa kemana-mana,” ujarnya.

Baca Juga :   HPDKI Bojonegoro Minta Pemkab Perhatikan Kesejahteraan Peternak Lokal

Dia mengaku, jika menemui DT nakal seperti itu dirinya lebih memilih menjaud di belakangnya dan kalau ada kesempatan menyalipnya.

“Ya takut kalau ketumpahan tanah urug atau debunya,” ucap Parmin yang mengaku akan ke pertokoan di wilayah Kalitidu.

“Semoga ada tindakan dari pihak terkait agar tidak menganggu kenyamanan pengendara lainnya. Apalagi ini kan mau lebaran jadi banyak pengendara yang lalu lalang,” harap Aziz warga Purwosari.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *