SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Anggaran pembangunan gedung baru Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Tuban, Jawa Timur ditambah lagi senilai Rp1,9 milyar.
Sebelumnya, dengan anggaran awal senilai Rp2,9 miliar pembangunan gedung baru ini sempat terhenti, lantaran kontraktor pelaksana, PT Hikmah Jaya Putra, menyatakan ketidaksanggupannya melanjutkan proyek ini. Alhasil kantor yang semestinya sudah bisa dipergunakan ini mangkrak, dan baru dibangun setengahnya.
“Pembangunan sudah mulai dilanjutkan lagi sejak Juni kemarin,†jelas Kepala Disperpar Tuban, Farid Achmadi, Kamis (23/07/2015).
Farid mengatakan, untuk meneruskan pembangunan kantor baru ini mendapat tambahan anggaran senilai Rp1,9 miliar. Target penyelesaian pembangunan gedung ini adalah 150 hari dari awal pembangunan, atau sekitar bulan 11 Nopember 2015 ini.
“Pembangunan diteruskan CV Fajar Chrisna dengan anggaran penambahan senilai 1,9 milyar rupiah dari APBD Tuban,†jelas Farid.
Pembangunan lanjutan ini meliputi musholla, pagar, taman, papan nama, dan aspal hitam yang awalnya tidak masuk dalam penganggaran.
Direktur CV Fajar Chrisna, Sandi Arianto, mengatakan, kalau pembangunan lanjutan dikerjakan oleh 40 orang. Dia optimis pembangunan akan selesai tepat waktu, yaitu 150 hari, atau batas terakhir pada 11 Nopember 2015 mendatang.
“Sampai saat ini belum menemukan kendala, proyek aka selesai sesuai dengan target,†kata Sandi Arianto. (edp)