Sopir Angkutan Keluhkan Kwalitas Solar

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro –  Sejumlah sopir angkutan umum jurusan Padangan – Bojonegoro, Jawa Timur, mengeluhkan kurang bagusnya bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) beberapa hari terakhir ini. Kondisi itu diketahui dari sering rusaknya mobil angkutan milik mereka.

Salah satu Sopir angkutan umum, Sentot, menduga, kwalitas solarn yang dikirim di SPBU Bojonegoro kurang bagus. Hal itu terbukti dari seringnya bospom mobil yang mudah rusak akibat sering kotor.

“Padahal dulu jarang sekali bospom rusak, Pak,” keluh Sentot kepada suarabanyuurip.com, Jumat (24/7/2015).

Warga Desa Grebekan, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro itu menjelaskan, kejadian ini dirasakan oleh sopir angkutan umum sekitar satu hingga dua bulan. Sebab setiap sebulan sekali mereka harus menservis bospom kendaraannya agar tidak mudah macet saat digunakan.

“Sekali servis bospom menghabiskan biaya sekitar Rp2 juta. Kalau rusak total ya bisa-bisa habis Rp4 jutanan,” aku Sentot, merinci.

Para pemilik angkutan umum berharap  pemerintah atau dinas terkait segera melakukan evaluasi agar kondisi BBM jenis solar di SPBU kembali normal seperti biasanya agar pemilik angkutan tidak merugi.

Baca Juga :   Honorer K2 Lulusan SD Terima SK CPNS

“Saya tidak menyalahkan siapa saja, dan kiriman solar darimana saja. Tetapi kondisi seperti ini segera diantisipasi. Agar tidak membuat sopir angkutan mengeluh,” sambung Juri, sopir angkutan umum lainnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *