SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan-Sebanyak 370 orang pegawai honorer kategori dua (K2) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, menerima SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Bupati Fadeli di Pendapa Lokatantra, Selasa (21/10/2014). Mereka adalah bagian dari 1.245 pegawai honorer K2 Lamongan yang lolos tes tulis beberapa waktu lalu.
Setelah menerima SK CPNS tersebut secara otomatis mereka bakal menerima 80 persen dari gaji pokok. Gaji penuh beserta tunjangan baru akan mereka terima saat sudah memenuhi persyaratan untuk diangkat menjadi PNS penuh.
Salah satunya Wahid, Guru SMPN 1 Lamongan. Dengan golongan ruang IIa dan masa kerja 13 tahun 11 bulan, Wahid akan menerima 80 persen dari gaji pokok Rp2.791.500, yakni sebesar Rp 2.233.200.
Sedangkan Abdul Rohman, perawat di UPT Puskesmas Kalitengah yang memiliki golongan ruang IIa dengan masa kerja 14 tahun 10 bulan, gaji yang diterima adalah 80 persen dari Rp 2.223.000, atau sebesar Rp1.778.400.
“Penangkatan ini kami paham adalah kebijakan pemerintah pusat. Tapi kalau tidak ada komitmen dari pemerintah daerah tentu mustahil berhasil,” kata Wahid saat memberikan sambutan mewakili ratusan CPNS K2.
Kepala BKD Lamongan Ismunawan, mengatakan, sebanyak 370 pegawai honorer K2 yang pagi itu menerima SK CPNS paling banyak berasal dari tenaga pendidikan, yakni 238 orang. Kemudian tenaga kesehatan sebanyak 54 orang, tenaga penyuluh 16 orang dan tenaga administrasin sebanyak 62 orang.
“Sedangkan berdasarkan jenjang pendidikannya, satu orang  lulusan SD, SMP ada 13 orang, SMA sebanyak 107 orang, dari Diploma 2 ada 17 orang, sebanyak 31 orang lulusan Diploma 3, lulusan S1 sebanyak 200 orang dan 1 orang berpendidikan S2,” sambung Ismunawan.(tok)





