Bojonegoro Tandai Ajaran Baru dengan Ikrar Kejujuran

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Setelah libur panjang hampir satu bulan, semua siswa dari tingkat TK hingga SMA di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai masuk sekolah, Senin (27/7/2015).  Tak terkecuali siswa baru mulai mengikuti masa orientsi penerimaan peserta didik baru (MOPDB).

MOPDB tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Di mana orang tua siswa, kepala desa dan perangkat desa, dan camat diwajibkan ikut dalam upacara pembukaan MPODP di sekolah. Selain itu para siswa juga menandatangani ikrar kejujuran dunia pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bojonegro, Suyoto, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Mahfudhoh Suyoto, meninjau langsung kegiatan tahun ajaran baru di beberapa wilayahnya. Seperti di Desa Karangdayu dan Trojalu di Kecamatan Baureno. Mereka kemudian menyempatkan diri singgah di SMP N 2 Baureno.

“Saya sudah menginstruksikan kepada kepala desa, perangkat desa, camat untuk hadir di tengah-tengah para murid, wali murid dan jajaran dinas pendidikan mengikrarkan satu tekad kejujuran. Tujuannya adalah mengantarkan anak-anak menuju pribadi yang sukses,” tegas Suyoto saat meninjau di SMPN 2 Baureno.

Baca Juga :   Sarasehan Budaya Percaya Situs Perahu Besi Kuno di Festival Banyu Urip 2025

Sementara itu, hal yang sama juga terlihat di sekolah sekitar Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu. Para guru, orang tua, pemerintah desa dan kecamatan ikut dalam upacara MPODP.

Kepala Sekolah SMA Islam Gayam, Pandil, mengaku, kegiatan sekolah tetap seperti biasanya. Meskipun disibukan dengan MOPDB selama tiga hari.

“Kegiatan sekolah masuk pertama setelah libur lebaran tetap seperti biasanya, Mas,” kata Pandil kepada suarabanyuurip.com, senin (27/7/2015).

Dia menjelaskan, kegiatan belajar megajar akan kembali normal pada hari Kamis (30/7) mendatang. Sebab, selama tiga hari praktis untuk jadwal kegiatan MOPDP.

“Insya Allah kegiatan belajar mulai normal empat hari lagi, dan yang lain persiapan Paskibraka jam pagi di Kecamatan Gayam,” pungkas kepala sekolah ring satu Banyuurip ini. (sam/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *