SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta supaya rekanan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) yaitu PT Geo Link memenuhi kewajibannya berupa program kemasyarkatan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Kepala Desa Gayam, Winto mengaku, selama ini PT Geo Link tidak pernah memperhatikan warga sekitar, meskipun ada kegiatan yang tengah dikerjakan di dekat pemukiman warga.
“Mereka ini kan punya pipa minyak mentah yang dialirkan dari Lapangan Banyuurip ke CPA milik JOB P-PEJ di Lapangan Mudi, Kabupaten Tuban,” kata Winto, Rabu (29/7/2015).
Pihaknya menyampaikan, selama ini belum pernah ada koordinasi terkait kegiatan PT Geo Link kepada Pemerintah Desa. Bahkan, kedatangan manajemen PT Geo Link hanya sebatas menyerahkan surat perpanjangan sewa tanah milik desa yang saat ini dipergunakan mereka.
“Mana pernah permisi kepada kita, apalagi koordinasi terkait kegiatan perusahaan mereka,” sesal Winto.
Dia menyarankan, manajemen PT Geo Link datang bersilaturahim dengan masyarakat dan pemerintah desa. Ikut andil dalam program kemasyarakatan demi kesejahteraan bersama.
“Tolong kewajiban berupa CSR dijalankan, jangan datang ke sini cuma lima menit menyerahkan surat perpanjangan sewa saja,” tandasnya.
Sementara itu, Humas PT Geo Link, Wahyu, masih berusaha dikonfirmasi mengenai hal ini.
Sekedar diketahui, PT Geo Link memiliki pipa yang mengalirkan minyak mentah dari Lapangan Banyuurip menuju tempat penampungan di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
Sebelum dialirkan ke central processing area (CPA) milik operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOB P-PEJ) di desa setempat. (rien)