BBS Diminta Maksimalkan Pendapatan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendorong supaya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), meningkatkan pendapatan untuk menambah perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri, mengatakan, dari rapat Pansus II sebelumnya, disampaikan oleh PT BBS apabila pendapatan pada tahun 2015 ini mengalami penurunan.

“PT BBS harus dikelola secara profesional. Mempunyai usaha yang permanen, mandiri sehingga memberikan kontribusi yang jelas terhadap pendapatan daerah. Apalagi pendapatan tahun ini mengalami penurunan,” tegas Politisi asal Partai Amanah Nasional (PAN) ini.

Sementara itu, data yang diterima Suarabanyuurip.com dari Dinas Pendapatan setempat menyebutkan, pemasukan PT BBS tahun 2013 mencapai Rp811.010.082 dari target sebesar Rp3.450.000.000 atau tercapai sebesar 62,73 persen.

Untuk tahun 2014, (bukan tahun 2013 seperti berita sebelumnya) pendapatan PT BBS yang disetorkan kepada Dispenda sebesar Rp4.636.256.708 dari target Rp4.636.256.708 atau tercapai sebesar  100 persen.

Kasi Perimbangan Dinas Pendapatan setempat, Eko Puji Wahyono, mengungkapkan, untuk tahun 2015 hingga bulan Mei kemarin PT BBS belum menyetorkan pendapatannya dari target sebesar Rp2.990.400.000.

Baca Juga :   BPH: Kami Tinggal Melaksanakan

“Pemasukan masih kosong,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi sebelumnya, Direktur Utama PT BBS, Deddy Affidick, mengungkapkan, meskipun tahun ini belum menyetorkan pendapatan, namun jumlah yang bisa diberikan kepada Pemkab Bojonegoro hanya sebesar Rp500 Juta.

“Jumlahnya jauh lebih kecil dari target yang ditentukan,” pungkasnya. (rien)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *