DPRD Jateng Soroti Harga Elpiji 3 Kg

SuaraBanyuurip.com -  Ahmad Sampurno

Blora-Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, menyoroti harga LPG 3 kilogram di beberapa daerah di Jawa Tengah, karena harga di pasaran jauh dari harga eceran tertinggi (HET). Sesuai Surat Keputusan Gubernur, HET elpiji melon di Jawa Tengah ditetapkan Rp. 17.500.

Anggota komisi B DPRD Jawa Tengah, RM Yudi Sancoyo,menjelaskan, ada 30 dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, menjual elpiji jauh di atas HET.

“Termasuk daerah Kabupaten Blora,” katanya, belum lama ini saat reses di Wilayah Kabupaten Blora.

Menurutnya, sesuai SK Gubernur, HET elpiji tiga kilogram sebesar Rp. 17.500 per tabung. Namun kenyataannya, banyak yang menjualnya Rp20 ribu sampai Rp23.000.

“Itu artinya, banyak daerah yang melanggar aturan yang dibuat sendiri. Karena penetapan HET di masing-masing kabupaten/kota harus menyesuaikan SK Gubernur,” tegas Yudhi

Yudhi mengungkapkan, sesuai data yang diperoleh dari sejumlah wilayah, harga LPG 3 Kg di tingkat konsumen jauh di atas HET. Seperti di Desa Plantungan, Kecamatan Blora Kota, per tabung dijual Rp. 23.000 Sedangkan di Desa Sendangharjo Rp. 20.000 per tabung.

Baca Juga :   37 Napi Dapat Remisi, Dua Bebas

Dia menambahkan, data terkait harga gas elpiji tigakilogram yang diperoleh dari sejumlah daerah, termasuk Blora, akan disampaikan ke gubernur Ganjar Pranowo. Diharapkan, kondisi tersebut mendapat perhatian dari gubernur.

“Kami akan minta gubernur segera mengambil sikap. Setidaknya memberikan teguran. Sebab, pengawasan terhadap tata kelola dan distribusi di daerah masih belum maksimal,” ujarnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *