Pekerja Asing EMCL Usir Wartawan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pekerja lapangan operator lapangan Migas Banyuurip, Blok Cepu ExxonMobile Cepu Ltd (EMCL), berkebangsaan asing mengusir sejumlah jurnalis yang meliput kisruh ribuan pekerja di kompleks proyek Engeenering Procurement and Contruction (EPC)-1, Banyuurip.  

Tak diketahui identitas dari bule mengenakan identitas EMCL tersebut. Pengusiran terhadap wartawan saat meliput perundingan di salah satu ruang di dalam proyek EPC-1 tersebut. Perundingan kala itu dihadiri Bupati Bojonegoro, Suyoto, Sekab Bojonegoro, Soehadi Moeljono, dan Kepala Dinas ESDM Bojonegoro, Agus Supriyanto. Pertemuan itu sendiri berlangsung tertutup.

Sedangkan wartawan yang diusir tersebut adalah, dari Suarabanyuurip.com Ririn Wedia, TVOne Dewi Rina, Radar Bojonegoro  Nurcholis, dan wartawan Memorandum Reno Pareno. Dengan perasaan kecewa mereka meninggalkan lokasi.

Hasil perundingan antara perwakilan Naker, kontraktor proyek maupun operator Banyuurip pun belum diketahui.

“Mereka tak memahami kinerja pers, kalau kita diusir ini sama halnya menghalang-halangi jurnalis dalam melaksanakan tugas jurnalisme,” ujar Ririn Wedia menggerutu. (rien)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *