Temukan Goa Pertapaan Airlangga di Lamongan

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Sebuah goa dengan pesona keindahan staklatit dan staklamit di temukan di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Konon goa yang berlokasi di kawasan hutan perhutani Patakan tersebut menjadi tempat pertapaan Raja Air Langga pendiri kerajaan Kahuripan.

Goa tersebut ditemukan oleh dua warga setempat bernama Sidikiyah (45), dan Mbah Darum (68), pada sekitar awal bulan Juni 2015 atau saat bulan puasa hari kedua. Merea sehari-hari bekerja sebagai pesanggem yang menggarap petak lahan perhutani.

“Saya tidak mengira kalau di tempat yang setiap hari saya gunakan mersil (menggarap lahan) terdapat goa yang dalamnya cukup indah,” kata Sidikiyah kepada suarabanyurip.com,Selasa (4/8/2015)

Penemuan goa tersebut langsung tersebar di seantero desa. Dibantu beberapa warga desa, Sidikiyah dan Mbah Darum terus melakukan penggalian di dalam goa yang diyakini lebih megah dan indah dari goa Maharani itu.

“Selain terdapat stalaktit dan stalakmit di dalam goa, juga terdapat beberapa kamar yang kemungkinan besar dahulu digunakan tempat pertapan,” terang Mbah Darum.

Baca Juga :   Lestarikan Budaya, Warga Ledok Kulon Kirab Pusaka Ki Andong Sari

Warga setempat banyak yang mempercayai Raja Air Langga sering bertapa di dalam goa tersebut. “Tak jauh dari goa ini terdapat candi Pataan yang dulu dibangun Raja Airlangga sehingga diyakini Raja Airlangga sering bertapa didalam goa ini,” ungkap Mbah Darum lagi dibenarkan Sidikiyah.

Dari stalaktik yang tergantung di langit-langit goa selalu menetes butiran-butiran air jernih yang bila diminum terasa sejuk seperti air pegunungan. Konon air dari goa tersebut bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

“Banyak pengunjung yang mengambil air dari goa untuk obat. Kabarnya ada yang sakit stroke dan penyakit berat lainya sembuh setelah meminum air dalam goa,” tambah Mbah Darum.

Uniknya lagi, di dasar goa menjadi sarang ribuan kelelawar yang setiap menjelang malam selalu keluar dari celah sempit dibawah timbunan batu dan tanah goa.

Sejak ditemukan goa tersebut setiap harinya puluhan hingga ratusan pengunjung berdatangan ke lokasi goa. Tidak hanya dari wilayah Lamongan, banyak pengunjung yang datang dari Bojonegoro, Tuban,Nganjuk,Mokokerto,Jombang, Surabaya hingga Bandung.

Baca Juga :   Bersama KKKS dan Forum Pemred Kunjungi Wisata Migas Wonocolo

Banyaknya pengunjung dimanfaatkan Karang Taruna mengelola tempat parkir di lokasi goa. Untuk motor tarifnya Rp2000 dan mobil Rp4000. Sedang untuk masuk di lokasi goa sendiri masih gratis.

Menurut salah satu pengunjung asal Bojonegoro, Ilyas, goa baru tersebut mampu menjadi destinasi wisata baru di Lamongan. Selain berada di area hutan yang cukup asri, di dalam goa juga menawarkan pesona keindahan alam yang cukup eksotik.

“Kalau dikelola dengan baik, goa baru ini tidak kalah menarik dengan goa Maharani,” ujar Ilyas.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *