Lestarikan Budaya, Warga Ledok Kulon Kirab Pusaka Ki Andong Sari

Kirab pusaka-2

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Kirab Pusaka Ki Andong Sari di Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro, Jawa Timur kembali digelar setelah tahun lalu tak dilakukan karena pandemi. Kirab pusaka diiringi beragam seni budaya yang mengiringi tujuh pusaka yang dikirap.

Ketujuh pusaka itu dibawa para warga laki-laki yang mengenakan pakaian khas Jawa. Sebelum melakukan kirab pusaka warga yang mengenakan blangkon itu berbaris sambil membawa Pusaka Ki Andong Sari.

Kirab Pusaka Ki Andong Sari dibawa untuk mengelilingi jalan-jalan Kelurahan Ledok Kulon dan singgah sebentar di Kelurahan Ledok Wetan. Kirab pusaka ini bertujuan untuk mengenang jasa para leluhur serta mengikuti ketauladanan Ki Andong Sari.

Ki Andong Sari merupakan salah satu tokoh asal Kelurahan Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro yang jasanya dikenang masyarakat Ledok hingga sekarang. Selain itu, kirab pusaka sebagai pengingat dan melestarikan budaya.

Ketua Panitia Kirab Pusaka Ki Andong Sari Hari Susanto mengatakan, kirab Pusaka Ki Andong Sari kembali digelar setelah tahun lalu tak dilakukan karena pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Museum Tak Lagi Jadi Primadona

“Dan kini kembali digelar untuk mengenang jasa para leluhur dan masyarakat bisa mengikuti apa yang beliau lakukan terutama katauladan Ki Andong Sari,” katanya, Senin (1/8/2022).

Sebelumnya, kirap pusaka dirangkai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran hingga katam mulai pukul 05.00 pagi. Setelah itu, pusaka dikeluarkan dari Makam Ki Andongsari untuk diserahkan ke kepala lurah.

Lestarikan Budaya, Warga Ledok Kulon Kirab Pusaka Ki Andong Sari
Warga Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, membawa pusaka yang dikeramatkan untuk dikirab.(jk)

Kemudian pusaka-pusaka itu, sebelum dikirab diserahkan ke tim penjamasan untuk dijamasi. Pesucian pusaka ini, dilakukan setiap satu suro agar pusaka tetap suci dan terjaga.

Kirab pusaka dilakukan di tanah Ledok. Ada tujuh pusaka yang dikirap diantaranya Tombak Gagak Kemangi, Tombak Godong Andong, Tongkat Curik, Tongkat Menjalin Bang, Tongkat Galeh Kelor, Pedang Cakra Budaya, dan Rompi Onto Kusumo.

“Kirab pusaka juga memperingati Haul Ki Andong Sari ke 240 tahun. Dan harapannya, selain menggali potensi di Ledok yang paling penting ketauladanan Ki Andong Sari,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Menumbuhkan Generasi Baru Seni Karawitan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *