Sekolah Akan Minta Bukti Surat Dokter

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Plumpang, Kabupaten Tuban, Kawa Timur, akan meminta bukti surat keterangan dari dokter yang menangani perawatan Dwi Retno Wulandari (15). Pelajar ini diduga meninggal karena kecapekan setelah mengikuti masa orieantasisekolah (MOS).

Kepala SMAN Plumpang, Suparlin, mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Rumah Sakit (RS) kalau pelajar ini meninggal dunia akibat Syock Sepsis, yaitu penyakit akibat kurang berimbangnya komposisi sel darah merah dan sel darah putih.

“Ananda Dwi Retno Wulandari ini meninggal dunia karena penyakit Syock Sepsis,” tegas Suparlin kepada sejumlah wartawan di kantornya, Rabu (05/08/2015).

Ketika dalam perawatan, keluarga juga sudah mencari donor darah yang cocok dengan anaknya sampai ke Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur.  Namun tak kunjung dapat karena golongan darah anak Dwi Retno Wulandari adalah AB+ yang tergolong langka.

“Kita akan meminta surat keterangan dari dokter sebagai bukti  penyakit yang diidap pelajar,” lanjut Suparlin.

Dia kembali menegaskan, tidak ada sistem perpeloncoan ketika MOS dilaksanakan. Peserta dengan jumlah sekira 163 siswa semuanya ditempatkan dalam ruangan dan mendapatkan materi dari sekolah, Polsek, dan juga Puskesmas.

Baca Juga :   Waduk Gondang Sepi Pengunjung

“Sementara siswa kelas 2 dan kelas 3 berada di lapangan latihan baris berbaris,” kata Suparlin.

Terkait informasi siswa baru diminta memakai pakaian dari karung beras, Suparlin mengaku tidak tahu menahu. Karena, itu adalah ide dari OSIS setempat.

“Tapi saya rasa (menggunakan baju dari karung beras) tidak terlalu mengganggu,” kata Suparlin.

Dia membenarkan ada hukuman-hukuman yang diberikan kepada siswa apabila telat atau tidak memakai baju dari karung. Salah satunya adalah memungut sampah yang ada di sekitar sekolah.

“Akan tetapi ananda ini merupakan anak yang baik dan rajin, sehingga tidak pernah mendapatkan hukuman,” pungkasnya.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *