SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Usai menyegel Kantor Rektorat Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban, Jawa Timur, ratusan mahasiswa melanjutkan aksinya dengan berjalan kaki sejauh lima kilo meter menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Mereka melakukan orasi dan meminta supaya wakil rakat turun tangan menangani kasus ini.
“Kami ingin mengadukan permasalahan yang membelit UNIROW ini ke DPRD Tuban,†kata para mahasiswa bergantian.
Tak berapa lama, mereka langsung ditemui Ketua DPRD Tuban, Miyadi. Usai mendengarkan permintaan mahasiswa, Miyadi menjanjikan DPRD akan segera turun tangan ikut mengawal penyelesaian masalah yang dihadapi kampus UNIROW.
“Kita akan tugaskan Komisi C (bidang pendidikan) untuk menginvestigasi persoalan kampus agar cepat selesai,†kata Miyadi di depan ratusan mahasiswa.
Tidak hanya investigasi, kata Miyadi, Â DPRD juga akan meminta pertanggungjawaban atas apa yang terjadi di UNIROW Tuban. Permasalahan ini dinilai perlu dikawal bersama supaya iklim dan kualitas pendidikan di Tuban tetap terjaga. Karena dengan ditutupnya kampus UNIROW oleh DIKTI, tentu yang paling dirugikan adalah mahasiswa yang tengah belajar didalamnya.
“Kalau perlu kita akan ajak mahasiswa untuk bisa menemui DIKTI secepatnya,†lanjut Miyadi.(edp)