SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora-Memasuki musim kemarau saat ini, Petani di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dihimbau tidak menanam padi karena membutuhkan banyak air. Sedangkan ketersediaan air yang ada sekarang ini tidak akan cukup untuk memenuhi pengairan sawah.
Kepala Bidang rtanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Blora, Ngaliman, menyarankan sebaiknya petani untuk menanam tanaman yang memerlukan sedikit air, misalnya palawija.
“Untuk awal musim kemarau kemarin, mungkin para petani bisa bertanam padi atau palawija. Namun untuk saat ini, sebaiknya para petani jangan menanam padi dahulu. Untuk yang berada di daerah bantaran sungai Bengawan Solo bisa menanam palawija,†jelasnya.
Seperti diketahui kemarau di Kabupaten Blora membuat lahan pertanian di beberapa kecamatan juga tak lagi bisa ditanami karena kekurangan air. Seperti di Kecamatan Banjarejo, Ngawen, dan Japah.
“Untuk Kecamatan Ngawen dan Japah, saat ini merupakan kecamatan terparah dalam kekeringannya. Disusul Kecamatan Tunjungan dan Banjarejo,†jelas Ngaliman.
Menurutnya, untuk mengantisipasi kekeringan yang terjadi pada lahan pertanian pihaknya telah mengajukan bantuan sumur pompa sebanyak 35 unit, kepada kementerian pertanian.
“Kami sudah ajukan pada bulan Mei dan akan disebar ke wilayah Kabupaten Blora,†pungkas Ngaliman. (ams)