Ngaku Wartawan Buat KTP Palsu

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Sepak terjang Ridha Taqoballah (23), tersangka persetubuhan dan tindak kekerasan terhadap gadis di bawah umur yang kini diamankan Polres Tuban, Jawa Timur, cukup mencengangkan. Pemuda asal  Dusun Jungcangan, Desa Bagandan, Kabupaten Pamekasan, itu ternyata juga memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ketika berada di Kota Batam.

Ridha ditangkap karena memperdayai SR (16), gadis asal Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, hingga menyetubuhinya sampai 17 kali.

“Dia memalsukan KTP dan dikolom pekerjaan ditulis sebagai wartawan,” kata Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayani, ketika di Mapolres Tuban, Senin (10/08/2015).

KTP yang dipergunakan tersangka, tampak lebih tipis dibanding KTP sebenarnya. Selain itu, hasil cetakan juga tidak sejelas dibanding KTP asli.

Tersangka, Ridha, ketika ditanya sejumlah wartawan mengaku jika dirinya tidak berprofesi sebagai wartawan. Dia mengatakan, mengurus KTP ini ketika berada di Batam dan ingin mengurus Paspor untuk bekerja di Malaysia.

“Saya mau kerja sebagai TKI di Malaysia, kemudian membuat KTP ini ketika berada di Batam untuk mengurus Paspor,” kata pria lulusan Madrasah Tsanawiyah (MTS) ini menerangkan.

Baca Juga :   Mensesneg Pratikno Halal Bi Halal di Kampung Halaman

Ketika berada di Pamekasan, tersangka juga sempat mengaku bekerja sebagai wartawan kepada SR. Sebelum akhirnya membawa korban kebeberapa kota dan menyetubuhinya sampai 17 kali.

Informasi yang diterima Suarabanyuurip.com, KTP inilah yang membuat keluarga tahu siapa lelaki yang membawa korban. Tetapi keluarga korban merasa sangsi dengan pekerjaan pelaku karena melihat ada yang aneh dengan KTP yang dipergunakan pelaku untuk memboking salah satu kamar di Hotel Indonesia, Jalan Kyai Mustain, Tuban.

Keluarga menjebak pelaku dengan menghubunginya dan menyatakan merestui hubungan dengan anaknya. Setelah pelaku mau kembali ke Tuban pelaku langsung dicokok petugas kepolisian.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *