SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora-Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dini hari tadi. Kali ini kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk Kampung Sidorejo atau akrab disebut Kampung Semangat, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu.
Satu rumah ludes terbakar. Beruntung api tidak merembet ke rumah lain yang berjarak tidak lebih dari satu meter. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp. 60 juta. Enam unit pemadam kebakaran dari Pusdiklat Migas Cepu dikerahkan untuk memadamkan api.
Menurut pemilik rumah, Junantono (43), kobaran api terlihat membesar sekitar pukul 04.00 WIB pagi, Minggu (9/9/2015). Sebelum terjadi kebakaran, dirinya menagantar anaknya ke luar rumah karena ada kepentingan mendadak.
Saat kebakaran terjadi, kat dia, istrinya tengah pergi ke pasar untuk melaksanakan aktifitasnya. Di rumah, ada satu anaknya berusia 4 tahun yang ditinggal bersama kedua orang tua korban.
“Saya kebetulan pas keluar, sehingga didalam rumah hanya ada kakek-nenek dan cucunya,” ungkap Junantono.
Dirinya kembali ke rumah sesaat setelah api mulai membesar. Saat keluar kamar dan mulai membakar seisi rumah yang terbuat dari kayu. Warga dengan bergotong royong memadamkan api yang terus berkobar dan menyelamatkan penghuni rumah.
Beberapa menit kemudian, mobil pemadam kebakaran datang dan memberikan bantuan untuk memadamkan api. Namun sayang banyak barang berharga yang tidak terselamatkan. Barang-barang tersebut meliputi almari, TV, kulkas, pakaian dan tempat tidur.
Kanit Reskrim Polsek Cepu, Ipda Wismo, mengatakan, kebakaran disebabkan oleh obat nyamuk yang terkena bantal. Selanjutnya api membesar dan menyambar kasur, perabotan serta bangunan rumah.
Dia mengungkapkan, api berhasil dipadamkan setelah 6 unit mobil pemadam kebakaran dari Pusdiklat Migas dan pemkab Blora di turunkan. Akibat kebakaran ini kerugian mencapai Rp60 juta karena banyak barang dan dokumen terbakar.
“Korban jiwa nihil, kerugian ditaksir mencapai Rp60 juta,” ujarnya. (ams)