SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro -Â Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar apel gerakan Merah Putih dan Bela Negara dengan mengambil tema kewaspadaan nasional dalam menghadapi ancaman bangkitnya PKI dan komunisme dalam perspektif mempertahankan NKRI dan Pancasila.
Acara apel yang dipusatkan di Alun-alun Bojonegoro, Rabu (21/8/2015), yang diikuti ratusan peserta dari pelajar SMP, SMA, Mahasiswa, dan Anggota Persilatan berlangsung dengan hikmat meski dibawah sengatan terik matahari yang panas.
Dandim 0813 Letkol Kav Donova Pri Pamungkas, mengatakan, tujuan apel Merah Putih dilaksanakan untuk mengantisipasi bangkitnya paham komunis di Indonesia. Karena, terindikasi bangkitnya paham komunisme sudah mulai muncul di lapisan masyarakat.
“Kami diperintahkan untuk membangkitkan rasa nasionalisme terutama bagi generasi muda,” kata Donova Pri Pamungkas saat meimpin acara apel gerakan Merah Putih dan Bela Negara.
Perintah ini, kata Donova, supaya bangsa Indonesia menolak bangkitnya paham komunis. Tidak hanya ditingkat daerah, tetapi juga di seluruh nusantara. Munculnya indikasi komunisme saat ini dapat dilihat dari turunnya kedisiplinan para pemuda, dan berbagai upaya untuk merusak mental generasi muda. Salah satu diantaranya adalah aksi kekerasan dan pelanggaran moral agama.
“Karena komunis tidak suka generasi muda bersatu,” tegasnya.
Ditambahkan, dilihat dalam skala nasional terdapat eskalasi permasalahan dan dampaknya. Begitu pula dengan daerah. Sehingga, butuh strategi dalam mengantisipasinya.
“Kita sudah masuk ke semua sekolah dan perguruan tinggi di Bojonegoro,” imbuhnya.
Terpisah, salah satu anggota perguruan silat, Iwan (20), mengaku, bangga bisa ikut berpartisipasi dalam apel gerakan Merah Putih dan Bela Negara ini yang diselenggarakan Kodim 0813. Diharapkn, TNI AD terus meningkatkan rasa nasionalisme dan menyuarakan perdamaian. Terlebih antar perguruan silat yang rentan terjadi konflik.
“Insya Allah kami akan menjaga amanah dari perguruan untuk menggunakan ilmu demi hal yang bermanfaat,” pungkas Pemuda asal Desa Campurejo ini. (rin)