SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Proyek perawatan (maintenance) Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, menjadi program kerja Forum Komunikasi Kontraktor Lokal Bersatu (FKKL-B) agar kontraktor lokal dapat dilibatkan paska proyek Engineering Procurement and Constructions (EPC) yang terletak di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, rampung. Hanya saja, sejauh ini wadah kontraktor lokal itu belum mendapat informasi terkait keberadaan lelang proyek perawatan.
“Salah satunya termasuk maintenance. Karena sejauh ini kami belum pernah dapat informasinya,” kata Ketua FKKL-B, Pujiono kepada suarabanyuurip.com.
Dia mengungkapkan, keberadaan FKKL – B akan menjadi wadah penyambung untuk kontraktor lokal berkaitan dengan informasi proyek dari ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL). Secara garis besar, kata Pujiono, FKKL-B saat ini sedang mempersiapkan kembali eksistensi kontraktor lokal bersamaan dengan akan berakhirnya proyek EPC Lapangan Banyuurip yang sudah memasuki akhir pengerjaan. Selain itu juga menyongsong proyek unitisasi Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB).Â
“Sebisa mungkin kita tangkap peluang untuk kontraktor lokal sebagaimana telah diamanatkan Perda No.2 3 Tahun 2011 tentang Konten Lokal,” tegas Pudjiono
Menurut dia, dengan melibatkan kontraktol lokal, maka secara otomatis akan mempekerjakan warga sekitar. Selain itu, keberadaan kontraktor lokal dapat memberikan sumbangih berupa pemasukan pajak untuk kabupaten. Meski begitu, Pudjiono menegaskan kontraktor lokal siap bersikap profesional.Â
“Karena itu, dibutuhkan adanya sikap saling terbuka dan transparan dari EMCL,” pungkasnya. (Roz)