Dirpam Obvit Segera Koordinasi Dengan PEP

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina EP Asset 4 dalam pengamanan sumur tua yang terletak di wilayah Kecamatan Kedewan, dan Malo, Kabupaten Bojonegoro.

Direktur Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol), Yoyok Subagiyono, mengatakan, koordinansi ini dilakukan untuk menyingkronkan pengamanan sumur tua karena merupakan objek vital seperti di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, Bojonegoro.

“Namun, tetap menghormati adanya MoU yang sudah dilakukan antara Pertamina EP dengan TNI-AD. Karena itu, kami akan berkoordinasi terutama masalah hukum. Misalnya, jika terjadi pencurian harus bagaimana peran kepolisian dalam menyikapinya,” kata Yoyok Subagiyono kepada suarabanyuurip.com di rumah dinas Bupati kemarin.

Koordinasi dilakukan, kata Yoyok, supaya ada sinergitas antara TNI-Polri terhadap pengamanan yang ada. Sehinga bisa berjalan dengan baik. “Koordinasi yang baik itu perlu dilakukan. Agar tidak terjadi miskomunikasi dalam menjalankan pengamanan nantinya,” jelasnya

Disinggung adanya penolakan Polres Bojonegoro dalam dugaan kasus bahan bakar minyak (BBM) ilegal hasil tangkapan TNI beberapa waktu lalu, dia mengaku tidak mengetahuinya. Namun, jika mengarah pada hukum tentu saat penangkapan harusnya melibatkan Polri.

Baca Juga :   Gunakan Aset Tanpa Izin, Pemkab Bojonegoro Surati Pertagas

“Karena menyangkut barang bukti, prosedur penyidikan itu sendiri. Jangan sampai dalam penyerahan ke Kekejaksaan ada kekurangan barang bukti,” jeasnya.

“Sebaiknya kalau mau menindak secara hukum, TNI ada kerjasama dengan Polisi. Sehingga, dalam prosesnya bisa lanncar, dan TNI yang memback upnya,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *