SuaraBanyuurip.com –Â Ririn Wedia
 Bojonegoro – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus berkoordinasi dengan operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), untuk menempatkan  anggota Pam Obvit (Pengamanan Objek Vital) yang bersentra di wilayah Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur berjaga-jaga mendekati critical area (area berbahaya).
Direktur Pam Obvit Polda Jatim, Komesaris Besar (Kombes Pol), Yoyok Subagiyono mengatakan, akan mendirikan pos yang semula digunakan oleh Security. “Sedangkan, anggota Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro akan berjaga di luar area objek vital,†kata Yoyok kepada suarabanyuurip.com.
Dijelaskan, saat ini sekira 80 anggota Pam Obvit yang telah disiagakan. Meskipun awal EMCL melarang anggota masuk ke dalam lokasi.
“Dari hasil koordinasi, sekarang sudah memperbolehkan masuk dalam area proyek Banyuurip,” jelas Yoyok usai rakor dengan Pemkab Bojonegoro, SKK Migas, EMCL, PT Tripatra-Samsung, dan Forpimda kemarin.
Disinggung tidak adanya anggota Pam Obvit dilokasi saat terjadi kerusuhan di Blok Cepu beberapa waktu lalu, Yoyok menegaskan, karena security internal yang ada di dalam lokasi mengabarkan situasi masih aman.
“Waktu itu menginformasikan kondisi aman. Kendati, begitu kerusuhan tidak terkendali baru ngasih tahu kami,” tandasnya. (rien)