SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Lokasi parkir wisata Sunan Bonang, Jalan Gajah Mada, Kabupaten Tuban sepi dari kunjungan bis peziarah selama bulan Agustus.
Sepinya parkir wisata religi ini tidak hanya terjadi pada bulan Agustus tahun ini saja, tetapi juga terjadi pada bulan Agustus di tahun-tahun sebelumnya.
“Setiap bulan Agustus memang selalu sepi dari bus pengangkut peziarah,†kata Ketua Paguyuban Becak Parkir Sunan Bonang Tuban, Teguh, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (15/08/2015).
Bulan Agustus merupakan momen dimana masyarakat Tuban mengenang hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Banyak kegiatan-kegiatan peringatan kemerdekaan yang dilakukan, baik dilakukan pemerintah ataupun kelompok masyarakat  yang lain.
“Pengaruhnya itu ya karena di Tuban sendiri kan sering ada karnaval, ataupun kegiatan-kegiatan lain yang mengundang perhatian orang banyak,†kata pemuda gondrong ini menerangkan.
Dengan banyaknya kegiatan, arus lalu lintas kerap macet sehingga menjadikan para peziarah berpikir dua kali untuk melakukan perjalanan. Selain itu, biasanya para peziarah juga sibuk melakukan peringatan kemerdekaan di daerah masing-masing.
“Jadi kita yang ada disini juga merayakan kemerdekaan sendiri untuk mengisi waktu,†lanjut Teguh.
Sepinya bus peziarah di lokasi parkir setempat, berpengaruh pada pendapatan tukang becak wisata. Di hari-hari normal, bus yang terparkir dan membawa peziarah biasanya mencapai 50 bus. Tetapi pada hari-hari seperti ini bus yang terparkir tidak pernah lebih dari 10.
“Kalau bus banyak kan penghasilan tukang becak juga banyak soalnya membawa peziarah untuk ke makam Sunan Bonang, tetapi kalau bus sedikit ini kan penumpangnya sedikit,†tandasnya. (edp)