SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Kurang lebih 2000 peserta dari berbagai instansi pemerintah maupun swasta telah memadati Lapangan Ronggolawe, Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Senin (17/8/2015). Ribuhan kepala manusia bak lautan ini menyatu mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT-RI) yang ke-70 tahun.
Camat Cepu, Mei Naryono, saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan, bahwa musuh yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah saudara sendiri.
“Musuh kita bukan dari bangsa lain, justru dari sesama bangsa sendiri,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dalam pidato, tugas berat berikutnya adalah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa. ”Kita harus mampu berdiri tegak diatas kaki sendiri, memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa harus bergantung pada satu negara,” tegas Mei.
Dalam pergaulan nasional maupun Internasional, Ganjar dalam pidatonya yang dibacakan Mei, menyebutkan, sebagai generasi penerus harus mampu menunjukan kepribadian sebagai bangsa Indonesia yang baik, kuat dan tidak mudah dipecah – belah.
”Kita tunjukkan kepada dunia bahwa kita memiliki semangat gotong royong, toleransi, musyawarah untuk mufakat dan Bhineka tunggal Ika untuk membangun kebersamaan,” tandasnya.
“Hal kebhinikaan, Cepu bisa dijadikan contoh dalam skala kecil. Tentunya bisa dilihat dari beragam suku dan budaya, dan toleransi yang tinggi telah menyatu di Cepu,” pungkasnya. (ams)