SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Warga Dusun Kaliglonggong, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur bersama operator Ladang Migas Banyuurip, Blok Cepu ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) kembali melakukan ritual sedekah bumi di Sendang Kelor dusun setempat, Jum’at (21/8/2015). Ritual ini diselenggarakan setiap tahun sekali, tepatnya di hari Jum’at pahing menjelang bulan syuro.
Ketua penyelenggara sedekah bumi, Sudjiran mengatakan, kegiatan ini dilakuan untuk menjaga tradisi warisan leluhur agar tetap lestari sepanjang jaman. Kegiatan sedekah bumi sudah disiapkan sejak Kamis (201/8/2015) kemarin. Warga bersama perwakilan EMCL melakuan kerja bakti untuk membersihkan area lokasi Sendang Kelor, dan hari ini sekitar jam 09.00 WIB pagi baru dilaksanakan.Â
“Kita sampaikan terima kasih juga dukungan dari EMCL,” ujarnya.
Kepala Dusun Kaliglonggong, Rudi Hartono menuturkan, berdasarkan cerita, hingga saat ini Sendang Kelor masih dipercaya masyarakat sebagai bagian dari warisan budaya. Sendang Kelor dulunya merupakan tempat sumber air yang sering dimanfaatkan warga sekitar. Namun harus ditutup untuk kepentingan proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. Dia berharap, tradisi seperti ini akan terus dilestarikan oleh warga.
“Saya juga menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih dari EMCL. Kalau bisa ditingatkan lagi bantuannya,” imbuhnya.
Field Public and Government Affairs EMCL, Rexy Mawardijaya menyampaikan terima kasih atas dukungan warga dengan keberlangsungan proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. Rexy menyampaikan dalam operasinya, EMCL menghormati tradisi dan budaya warga disekitar operasi EMCL.Â
“Kami sampaikan terima kasih atas dukungannya. Karena pencarian minyak di sini juga untuk Bangsa Indonesia,” tuturnya. (Roz).