Pemkab Tak Serius Kembangkan Wisata Kedungpupur

Siswanto Komisi B DPRD Blora

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Pengembangan Wana Wisata Migas Kedungpupur di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa tengah, minim dukungan dari pemerintah setempat. Sampai saat ini kondisi jalan menuju wisata tersebut masih buruk, dan belum ada pendukung fasilitas lainnya. 

“Pemkab kurang serius dalam penanganan Wana Wisata Migas Kedungpupur,” kata Anggota Komisi B DPRD Blora, Siswanto, Jumat (16/2/2018).

Menurutnya, pemerintah perlu memberi perhatian lebih jika memang lokasi tersebut akan dijadikan komoditi wisata. Sehingga Kedungpupur dapat menjadi unggulan Blora. 

“Dengan begitu bisa menjadi pengungkit ekonomi masyarakat Kecamatan Sambong untuk meningkatkan kesejahteraan,” terangnya. 

Masyarakat Sambong, lanjut Siswanto, Sudah menggebu-gebu menyambut dibukanya wisata tersebut karena lokasinya strategis.

“Berdekatan dengan wilayah Jawa Timur serta dukungan transportasinya memadai,” ujarnya. 

Siswanto mengungkapkan, tahun 2017 lalu muncul wacana pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan wisata Kedungpupur dengan total Rp250juta. 

“Tapi ternyata tahun 2018 ini tidak muncul dalam APBD Blora,” ucapnya. 

Pihaknya berharap tahun 2019 mendatang Pemkab Blora bisa memberi perhatian serius untuk pengembangan Wanawa Wisata Migas Kedungpupur. 

Baca Juga :   Nyaris Punah, Ketoprak Gunem Bonorejo Kembali Dihidupkan

“Tahun 2018 ini dalam APBD Blora hanya muncul perbaikan jalan Ledok – Giyaanti dengan anggaran Rp1,5 milyar,” tandasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *