Populasi Sapi di Bojonegoro Aman

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakan) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencatat populasi sapi di wilayah kerjanya saat ini mencapai 172.000 ekor.

Sekretaris Disnakan Bojonegoro, Soni Sumarsono, mengatakan, jumlah tersebut terbilang masih aman, dan mencukupi stok kebutuhan daging, sekalipun ada pembeli dari luar daerah.

“Daerah yang sudah mengajukan permintaan ke Disnakan saat ini dari Magelang,” ujarnya saat ditemui di gedung DPRD setempat usai Rapat Paripurna Pembahasan KUA dan PPAS.

Dia mengungkapkan, untuk Magelang sudah mengajukan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Surat tersebut sebagai bukti supaya saat mengangkut keluar daerah tidak  ditangkap polisi.

“Isi suratnya ya ada larangan menjual sapi betina produktif dan kesehatan sapi yang dijual,” tandasnya.

Sementara itu, Sabay, peternak Sapi asal Kedungadem, Bojonegoro mengaku, sapi-sapi peliharaannya dijual kepada pembeli lokal Bojonegoro saja, selain juga langsung di jagal di rumah pemotongan hewan (RPH).

“Harganya bervariasi antara Rp15 juta sampai Rp20 juta tiap ekor,” pungkasnya. (rien)

Baca Juga :   Jadwal TKD CPNS Lamongan Sudah Diumumkan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *