Kopertis Minta Reformasi Pimpinan Unirow

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban –Kordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VII Jawa Timur, memberikan deadline Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Jawa-Timur mempunyai Rektor baru paling lambat pada 31 Agustus  2015 mendatang.

Pergantian rektor dan pembantu Rektor, merupakan salah satu solusi yang diberikan Kopertis terkait status Non Aktif (NA) kampus setempat. Diketahui, Hadi Tugur, resmi dicopot dari jabatannya pada Selasa (26/08/2015) kemarin.

“Kopertis memberi batas akhir sampai Agustus untuk melantik rektor baru,” jelas Sekretaris Pelaksana Kopertis VII Jatim, Prof Ali Maksum, usai mengikuti audiensi di Kampus UNIROW Tuban, Rabu (26/08/2015).

Ali Maksum menjelaskan, status NA untuk Unirow akibat pelanggaran sangat mendasar dan prinsipil. Apabila tidak ditangani kampus ini akan mendapatkan sangsi yang lebih berat, yaitu pencabutan ijin.

Kopertis meminta yayasan serius memilih orang yang mempunyai wawasan akademik, untuk menahkodai Unirow kedepan. Selain itu, Kopertis juga berjanji akan melakukan pengawalan agar tidak terjadi penyimpangan serta mengganti pola penyelesaian dengan cara lama, seperti yang dilakukan selama ini. Selain itu dia juga berharap transisi kepemimpinan di Unirow Tuban bisa berjalan dengan damai.

Baca Juga :   EMCL Dukung Kampung dan Pesantren Tangguh Bojonegoro

“Mahasiswa kami minta untuk tidak anarkis, dan kami juga meminta mahasiswa dan dosen mengawal perbaikan Unirow dengan damai,” kata Ali Maksum.

Terakhir, Kopertis meminta kepada Yayasan Perkumpulan Penyelenggara Lembaga Pendidikan Tinggi (PPLPT) PGRI untuk menindaklanjuti surat yangg diturunkan Kemenriset dan Dikti ke yayasan. Supaya status NA bisa kembali dicabut. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *