BPBD Blora Kekurangan Air Bersih

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Jawa-Tengah, dinyatakan kekurangan air bersih untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan air yang tersebar di 16 Kecamatan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Blora, Sri Rahayu, mengungkapkan, kebutuhan air selama musim kemarau dari bulan Juli sampai Nopember 2015 mencapai 4.992 tanki, sementara yang tersedia baru 1.546 tanki. Sehingga, masih butuh sekitar 3446 tanki air bersih.

“Ada 156 desa, dan kelurahan yang mengalami kekeringan. Padahal, setiap hari membutuhkan 331 tanki air.  Bulan Agustus hingga Nopember diprediksi merupakan puncak dari kekeringan di Blora,” tegasnya

Sumber anggaran melalui APBD, menurut dia, hanya mencukupi kebutuhan sebanyak 750 tanki. Beruntung, meski masih kurang telah didukung bantuan air dari Bakorwil serta sejumlah SKPD, BUMN, BUMD, swasta, dan pengusaha serta ormas.

“Namun, itu masih belum mencukupi. Langkah lainnya yang dilakukan oleh BPBD adalah mencari sumber air kemudian membuat tandon, seperti di sekitar wilayah irigasi Gabus, Kecamatan Blora,” katanya mencontohkan. (Ams)

Baca Juga :   Camat Ngasem Akui Buat Perjanjian Tertulis

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *