Pemilihan Bupati Lamongan "Rusuh"

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, Jawa Timur, rusuh. Kotak pemilihan suara di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) dicuri.

Aparat keamanan dari Polres setempat segera bertindak cepat menghalau massa. Mereka menangkap beberapa perusuh dan mengamankan lokasi.

Namun peristiwa tersebut bukan kejadian sebenarnya. Peragaan itu bagian dari rangkaian simulasi yang digelar Polres Lamongan seusai Apel Gelar Pasukan di Alun-alun setempat, Rabu (26/8/2015). Kegiatan ini sebagai kesiapan mengawal Pilkada Lamongan yang akan digelar 9 Desember mendatang.

Penjabat sementara (Pj) Bupati Lamongan, Wahid Wahyudi, menekankan kepada seluruh jajaran pemerintahan, termasuk anggota TNI dan Polri untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

“Bagi segenap jajaran pemerintahan, anggoata TNI dan Polri agar menjaga komitmen dan netralitas,” pesannya.

Dia mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Mantap Praja – Pilbup Lamongan 2015. Dalam operasi ini, Polres lebih mengedepankan tindakan preventif dengan dukungan intelejen, penegakan hukum, kuratif dan rehabilitasi.

“Operasi ini dilaksanakan selama 156 hari di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan dengan 2.557 Tempat Pemungutan Suara, “ ujarnya.

Baca Juga :   Lingkungan Nelayan Karangsari Tak Lagi Kumuh

Terkait potensi kerawanan yang dapat terjadi di setiap tahapan Pemilukada, Wahid Wahyudi  berharap agar dapat dikelola dan ditangani oleh Polri secara profesinal, transparan dan akuntabel. Dia juga berharap agar peran Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dapat dioptimalkan melalui kerjasama antara Polres Lamongan, Kejaksaan Negeri Lamongan dan Panwaskab.

“Sehingga dapat menyelesaikan dengan tuntas setiap pelanggaran Pemilukada yang terjadi, “ pesan dia.

Apel Gelar Pasukan dan simulasi Standar Operasional Prosedur penanganan gangguan keamanan oleh Polres Lamongan itu dihadiri oleh tiga Cabup dan Cawabup yang sudah ditetapkan KPU. Yakni pasangan nomor urut 1 Mujianto-Sueb (Jos), nomor urut 2 Fadeli-Kartika Hidayati (Fakta), dan pasangan urut 3 Nur Salim-Edy Wijaya (Sae).(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *