Sebar SMS Jorok Dibogem Warga

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Bojonegoro – Diperkirakan sudah sejak setahun silam warga Desa Sambeng Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur diresahkan dengan teror Short Message Service (SMS) dengan nada cabul, dan ancaman. Terutama, yang menjadi sasaranya adalah wanita yang sudah bersuami. Sehingga, sempat membuat hubungan rumah tangga menjadi tidak harmonis.

Ketua RT 7/2, Desa Sambeng, Prawito, mengaku, juga telah menjadi korban atas beredarnya SMS yang bernada cabul dan ancaman tersebut. Hingga sempat miskomunikasi kepada orang lain.

“Saya pernah menjadi korban. Modusnya, pelaku mengatasnamakan saya untuk mengirim SMS kepada wanita lain dengan kata-kata kotor. Jadi, saya tidak tau apa-apa akirnya kena marah-marah,” kata Prawito saat ditemui suarabanyuurip.com di rumahnya, Minggu (30/8/2015).

Dia menjelaskan, kejadian ini, diperkirakan sudah terjadi sejak satu tahun lebih. Akibatnya, warga menjadi resah. Karena, mayoritas yang mendapatkan SMS kaum wanita yang sudah bersuami.

“Gara-gara teror SMS nadannya ada yang mengajak ketemuan di suatu tempat dan lain sebaginya. Hingga membuat warga sekampung sini resah,” katanya.

Baca Juga :   Pendapatan Tukang Ojek Sekitar Blok Cepu Turun

Pelaku yang membuat warga resah akirnya ditangkap Prawito, Sabtu (29/8/2015) malam. Diketahui yang diduga sebagai pelaku berinisial YT yang juga warga setempat. Ditangkapnya YT, kata dia, berawal saat berada di salah satu depot di Cepu. Karena, penasaran, dan sekaligus ingin membersihkan nama baik nomer yang membuat warga resah itu di miscoll beberapa kali, dan aktif.

“Sambil menunggu pesanan Mie, saya coba miscoll, dan saya kaget nomer Hp yang tak Miskoll berdering ditempat yang sama dengan saya. Ternyata milik YT warga Sambeng yang juga tidak jauh dari rumah saya,” jelasnya.

“HP YT langsung saya bawa, dan saya minta untuk datang ke rumah. Katanya hanya iseng, dan mengaku mendapatkan banyak nomor dari istrinya” ungkap Prawito menirukan.

Setelah mendapat banyak keterangan dari YT, lanjut Prawito, YT langsung di keler ke Polsek Kasiman. “Sekitar jam 22.00 WIB, YT dibawa ke Polsek. Saya sendiri menjadi saksinya,” ujarnya.

Ditambahkan, sehari-harinya YT  bekerja sebagai claning service di salah satu Asrama Lembaga Pendidikan Migas di wilayah Cepu. Selain itu, YT juga membuka conter di rumahnya. Jadi, wajar jika YT mendapat banyak nomor warga.

Baca Juga :   Tabrak Lari Anggota Klub Motor Tewas

“YT sempat jadi bulan-bulanan warga sebelum dibawa ke Polsek. Mungkin karena warga sudah jengkel dengan perbuatan YT,” sambung Sali warga setempat saat itu juga ikut menyaksikan.

Semantara itu pihak Polsek Kasiman, belum bisa dimintai keterangan. Saat beberapa Wartawan datang ke Polsek Kasiman, hanya ada dua petugas Piket. “Saya tidak tahu apa-apa, Mas,” kata Aiptu Ragil H, saat ditanya prihal tersebut.

“Pak Kanit juga belum bisa dimintai keterangan prihal dugaan kasus tersebut. Mungkin, belum mendapat laporan,” pungkasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *