SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Jawa Timur, Andik Sudjarwo, meminta kepada operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), untuk menyediakan sebuah mobil pemadam kebakaran (PMK) di lokasi proyek. Hal ini untuk mengantisipasi adanya musibah kebakaran yang sering terjadi di musim kemarau.
“Karena belum ada mobil pemadam kebakaran di lokasi proyek, kami meminta EMCL untuk menyediakannya,” tegas Andik kepada Suarabanyuurip.com ketika ditemui beberapa  waktu lalu.Â
Dia menyatakan, selain antisipasi kebakaran yang sering melanda akhir-akhir ini, juga pengalaman adanya aksi pembakaran mobil beberapa waktu lalu saat terjadi kerusuhan. Karena, untuk memadamkan mobil membutuhkan mobil pemadam. Tidak cukup hanya dengan alat pemadam atau hidrant saja.
Dia meminta, apabila EMCL menyediakan mobil pemadam kebakaran sudah harus berada di dalam lokasi EPC. Karena, untuk memasuki lokasi itu perlu melalui dua pintu pemeriksaan.
“Apalagi area di dalam lokasi proyek sangat luas, meski ada alat pemadam kebakaran otomatis ya tetap membutuhkan kendaraan pemadam,” tandasnya.
Sementara itu, Public and Government Affair Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, masih berusaha dikonfirmasi terkait hal tersebut. (rien)