SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Tim Optimalisasi Kandungan Lokal bentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada Pertamina EP Asset IV untuk meninggikan tiang pembakaran gas suar bakar (gas flare) Lapangan Tiung Biru (TBR) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo.
“Kami juga dapat laporan masyarakat di sana yang mengeluhkan bau dan bising,” kata Sekretaris Tim Kandungan Lokal, Setyo Yuliono, saat rapat koordinasi dengan operator dan kontraktor migas di ruang Angling Dharma, Kamis (3/9/2015).
Asisten II Pemkab Bojonegoro Bidang Ekonomi itu mengatakan, selain kurang tingginya tiang gas flare, masyarakat di ring 1 TBR juga meminta agar Pertamina EP Asset IV memperbaiki jalan dan jembatan di wilayah setempat. Serta pemberian pelatihan simulasi untuk mengatasi jika terjadi insiden seperti blow out (kebocoran gas).
“Sudah sering lapor, tapi belum ada tindak lanjut sampai sekarang,” kata Setyo, mengungkapkan.
Menanggapi hal itu, perwakilan Pertamina EP Asset IV, Tiara, mengungkapkan, pihaknya telah meninggikan tiang flare dari 16-20 meter menjadi 40 meter. Selain itu juga pernah mengerjakan perbaikan jalan namun dalam bentuk bronjong dan belum sempurna.Â
“Terimakasih atas semua masukannya, akan kami perhatikan,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Unit Percepatan Proyek Banyuurip, Julius Wiratno, meminta Pertamina EP Asset IV untuk segera meninggikan tiang gas flare dan memberikan program kemasyarakatan di sekitar lokasi pengeboran.
“Yang perlu diingat oleh semua K3S adalah adanya program CSR dan PKPO akan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.(rien)