SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Pemandangan unik dan tidak biasa, bisa kita temukan di halaman Masjid Nur Hidayah, Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Ular yang ditangkap warga tiga Minggu lalu mendadak bertelur di dalam sangkar buatan warga pada Kamis (03/9/2015) sore kemarin. Pemandangan yang semestinya hanya bisa kita lihat apabila ular tersebut berada di sarangnya.
Awalnya warga sempat kaget melihat ada benda bulat lonjong berada di samping ular.
“Setelah dilihat, itu telur pertamanya, warnanya orange, dan elastis tidak bisa pecah,†kata Ali Mansur (50), salah satu warga kepada Suarabanyuurip.com di lokasi, Jumat (04/09/2015).
Ali Mansur menjelaskan, dia pun berinisiatif mengambil telur tersebut dari sangkar Ular. Setelah telur pertama tersebut diambil, justru telur-telur lain keluar. Kali ini tekstur telur tersebut berwarna putih, lembek, dan seperti lengket antar satu telur dengan telur lain.
“Saya kemudian membiarkan, dan warga yang mengetahui kabar ini langsung tertarik melihat Ular bertelur ini,†kata Ali Mansur.
Di sangkarnya, ular tersebut dicampur jadi satu dengan dua Ular lain yang lebih dulu ditemukan warga. Anehnya, meski hanya satu yang bertelur, dua Ular lain seperti ikut membantu mengerami, dan melindungi telur yang diperkirakan lebih dari 20 biji tersebut.
“Kapan lagi kita bisa melihat Ular bertelur, dan mengerami seperti ini? kalau ke sarangnya kan gak mungkin tau karena ada di dalam tanah,†kata Kasdi, salah satu penonton Ular sambil sibuk mengabadikan momen ini.
Warga setempat, diketahui sudah menangkap tiga Ular dengan panjang sekitar 4 meter beberapa bulan terakhir. Penemuan pertama sekitar tanggal 10 Juli 2015, penemuan ular kedua pada 31 Juli 2015, dan penemuan ular terakhir dan sekarang bertelur pada 8 Agustus 2015 kemarin.
“Kita memang berniat mengamankan saja, kasihan kalau ular-ular ini dibunuh,†kata Ali Mansur. (edp)