SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Menipisnya debit air Waduk di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tidak hanya berdampak pada petani saja. Para pemancing ikan yang biasa mengais rejeki di Waduk juga mengalami penurunan drastis hasil pendapatannya.
Seperti di Waduk Babat Barage di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, pendapatan para pemancing ikan turun hingga 80 persen, namun mereka tetap bertahan karena tidak ada pekerjaan lain.
Salah satu pemancing ikan, Rohman, mengatakan, sepinya tangkapan ikan yang didapat akibat kondisi Waduk dangkal.
“Kalau musim penghujan setiap hari bisa menangkap ikan 10-15 kg, Mas. Saat ini dapat 5 kilo saja susah,” kata Rohman kepada suarabanyuurip.com, Jumat (04/8/2015).
Menurunnya hasil tangkapan ikan hingga tidak bisa menjual ke pasar. Hanya dibuat untuk lauk makan sekeluarga.
“Jenis ikan di Waduk Babat Barage rata-rata Ikan Jambal dan Baderan,” imbuhnya. (tok)