SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sekitar 370 Guru Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD), di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro akan mengikuti pelatihan pola asuh anak berbasis karakter.
Loka karya yang diadakan Operator Minyak dan Gas Bumi (MIgas) Blok Cepu, Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL), dilaksanakan mulai hari ini, Selasa (08/09/2015) sampai Kamis (10/09/2015) mendatang. Di Tuban lokakarya dilakukan mulai hari ini di Pusat Belajar Guru (PBG), Jalan Panglima Sudirman.Â
“Lokakarya ini dilaksanakan untuk Guru di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro,†jelas Field Public and Government Affairs Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, kepada Suarabanyuurip.com.
Tujuan lokakarya ini, supaya Guru mendapatkan ilmu, dan kemampuan untuk sharing, tentang potensi bahaya game online dan pornografi. Dua hal ini mempunyai pengaruh besar, dan menjadi penghalang utama pendidikan karakter anak.
“Usai mengikuti lokakarya harapannya guru juga bisa melakukan sharing dengan orang tua bagaimana pentingnya hubungan antara ibu dan anak yang dapat membentuk karakter. Serta pola asuh orang tua bisa menjadi benteng pertahanan bagi pendidikan karakter anak tersebut,†terang Rexy.
Rexy mengatakan, program ini sudah dilakukan EMCL dengan Indonesia Heritage Foundation (IHF) selama 9 tahun. Bidikan sekolah-sekolah selama ini ada di Kabupaten Tuban, Bojonegoro, dan Kabupaten Blora. Tujuannya untuk menerapkan metode pendidikan holistik berbasis karakter, dimana sekolah yang menerapkan metode belajar ini juga dikenal dengan Semai Benih Bangsa (SBB).
“Penerima manfaat program ini sekitar 90 sekolah yang terdiri dari pendidikan usia dini,†kata Rexy.
Lokakarya di hari pertama ini diikuti 70 Guru yang berasal dari 15 lembaga pendidikan TK dan RA di Kecamatan Palang, dan Kecamatan Semanding. (edp)