Bupati Sebut Lapangan ATE Gagal Produksi

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Lapangan Alas Tua East (ATE), Blok Cepu di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur disebut gagal menemukan cadangan migas. Hal itu disampaikan Bupati Bojonegoro, Suyoto, disela sosialisasi pelepasan lahan untuk pengembangan Pad C-1, Lapangan Sukowati di Ruang Angkling Dharma lantai II kemarin.

Suyoto, mengungkapkan, Lapangan ATE merupakan salah satu contoh jika investor juga memiliki tingkat resiko kegagalan dalam melakukan pencarian minyak. Investor akan menanggung semua biaya sendiri atas kegagalan yang dialaminya.

“Seperti yang di ATE, Blok Cepu di Desa Ngunut juga “blucuk” tidak keluar minyaknya,” paparnya.

Nilai kerugian yang ditanggung investor ketika gagal mencari minyak ditaksir kurang lebih mencapai Rp100 Miliar. Jika berhasil menemukan, investor akan mendapat bagian keuntungan 15 persen. Sedangkan 85 persennya menjadi hak negara.

Terkait kegagalan di lapangan ATE, Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil, Erwin Maryoto, ketika dikonfirmasi melalui pesan pendek hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban. (Roz)

Baca Juga :   SKK Migas Wajibkan Pembuatan FPSO

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *