SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) P- APBD 2015 antara Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, di ruang paripurna molor berjam-jam.
Nampak semua perwakilan dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mondar-mandir di luar ruangan paripurna. Ada pula yang menunggu di kursi dengan wajah bosan menunggu.
Menurut Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM, Sutanto, sesuai undangan yang diterima rapat dimulai pukul 09.00 WIB. Namun hingga pukul 13.00 Wib rapat belum dimulai.
“Nunggunya ya empat jam sendiri di sini,” kata pria asal Blora, Jawa Tengah kepada suarabanyuurip.com, Selasa (15/9/2015).
Molornya jadwal rapat membuat para pegawai berkeluh kesah, bukan saja membuang waktu juga meninggalkan pekerjaan lain yang seharusnya bisa diselesaikan hari ini juga.
“Kalau saya tinggal, jangan-jangan rapatnya dimulai. Susah kalau begini,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD, Sunjani, mengatakan, kemoloran dikarenakan Badan Anggaran DPRD masih melakukan rapat internal.
“Banggar masih mencari solusi dari pendapatan daerah yang berkurang,” sergahnya.
Pantauan suarabanyuurip.com, terdengar suara tawa dari ruangan Ketua DPRD yang digunakan rapat internal. Beberapa anggota dewan  terlihat baru memasuki gedung DPRD meski waktu sudah siang.(rien)