SuaraBayuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Setyo Wahono – Nurul Azizah telah mendapatkan 52 persen kursi dewan untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024.
Ini merupakan kalkulasi sementara dari tujuh partai politik (Parpol) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang telah menyatakan diri mengusung Setyo Wahono – Nurul Azizah. Namun diantara ketujuh parpol itu ada satu parpol yang belum memiliki kursi di legislatif yaitu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Partai Gerindra adalah partai pertama yang mengumumkan mengusung duet Wahono – Nurul sebagai cabup dan cawabup dengan memberikan rekomendasi sekitar satu dasa hari yang lalu. Partai besutan presiden terpilih H. Prabowo Subianto ini memiliki 8 kursi dalam pileg tahun ini.
“Yang pasti kami akan bergerak untuk segera berkonsolidasi untuk memenangkan pasangan Mas Wahono dan Bu Nurul Azizah,” kata Ketua DPC Gerindra Bojonegoro, Sahudi kepada Suarabanyuurip.com pada Sabtu, 20 Juli 2024.
Kemudian di hari yang sama dengan Partai Gerindra, Partai Demokrat memberikan pula rekomendasi ke pasangan calon pemimpin asli putra putri daerah setempat. Dengan begitu, maka 5 kursi DPRD Bojonegoro dari Partai Demokrat bergabung mengusung Wahono-Nurul.
“Insyaallah pasangan Setyo Wahono dan Nurul Azizah bisa diterima semua kalangan, keduanya ideal dan terbaik, baik untuk kalangan masyarakat bawah, menengah, atas bahkan birokrasi juga tentunya,” ujar Ketua Partai Demokrat Bojonegoro, Sukur Priyanto.
Pada hari yang sama pula, PPP yang punya 3 kursi hasil pemilu 2024 ini menyusul memberikan rekomendasi kepada Wahono-Nurul. Ketua DPC PPP Bojonegoro, H. Sunaryo Abuma’in menilai pasangan Wahono-Nurul mampu sebagai pengayom, pelindung, dan pembawa perubahan dalam mensejahterakan rakyat Bojonegoro.
Tiga hari berselang, pada 23 Juli 2024, Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan memberi rekomendasi pasangan Wahono-Nurul sebagai cabup dan cawabup. Partai ini berhasil meraih 2 kursi legislatif di Bojonegoro.
Dua hari setelah PBB, Partai Golkar yang mempertahankan 5 kursi di DPRD dalam pemilu ini juga memberikan surat keputusan (SK) kepada Wahono-Nurul. SK dari DPP Partai Golkar ini diterima langsung oleh Setyo Wahono pada 25 Juli 2024 di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Jatim di Surabaya.
Lalu pada Senin (29/7/2024), dua partai sekaligus memberikan rekomendasinya kepada Wahono-Nurul. Yakni PSI (belum memiliki kursi di legislatif) dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang mempunyai 3 kursi dewan.
Sehingga dengan demikian, total kursi dewan dari tujuh partai yang mengusung bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati asli Bojonegoro yaitu dari Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo dan Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander ini sebanyak 26 dari 50 kursi DPRD atau mencapai 52 persen.(fin)




