Penjualan Hewan Qurban Sepi

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Penjualan hewan Sapi untuk qurban lebaran Idhul Adha di Lamongan, Jawa Timur kali ini tidak seramai tahun lalu. Meski harga hewan qurban terus merangkak naik, namun dalam penjualannya tergolong sepi.

Salah satu penjual Sapi, Junaedi, mengaku, sejak dua minggu kondisi penjualan maupun pesanan sapi untuk qurban di pasar hewan Lamongan masih belum ada kenaikan yang signifikan, justru cenderung sepi

“Sepi, Mas. Sejak dua minggu ini hanya bisa menjual sekitar 7 ekor sapi. Padahal, tahun lalu total penjualan bisa capai 15 ekor,” ujar Junaedi beberapa waktu.

Hanya saja, dia tidak berani berspikulasi untuk memastikan apakah semakin mendekati lebaran nanti penjualan Sapi akan lebih meningkat.

“Biasanya kalau awal-awal penjualan sudah sepi mendekati hari qurban penjualan juga sepi,” ujar pria asal Modo ini.

Senada diungkapkan penjual sapi lain, Dasrun. Dia juga mengeluhkan rendahnya penjualan sapi tahun ini. Stok Sapi yang dimiliki hanya dijual sesuai pesanan di sekitar Lamongan, dan yang membeli rata-rata ta’mir Masjid atau perorangan saja.

Baca Juga :   Koperasi Binaan EMCL Serap 70 Ton Gabah Saat Panen Raya Pertama

“Tahun lalu saya memiliki stok 20 ekor Sapi, dan semua habis terjual seminggu sebelum qurban. Kali ini kulakan 10 ekor Sapi masih sisa 3 ekor belum laku jual,” ungkap Darsrun.

Diperkirakan sepinya penjualan hewan qurban karena harga ternak sapi yang naik Rp4 juta-Rp5 juta perekor dibanding tahun lalu.

“Selain faktor lain, pada qurban tahun lalu satu ekor sapi harganya dikisaran Rp12,5 juta. Saat ini harga satu ekor Sapi antara Rp17 juta – Rp21 juta,” jelas pria yang juga juragan Sapi ini. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *