SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Sebanyak kurang lebih sembilan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dilaporkan telah meninggal dunia pada tahun 2015 ini. Jumlah ini cukup besar, mengingat laporan ini baru pada bulan Januari sampai bulan Juni.
Lebih mencengangkan lagi, semua korban yang meninggal masih berusia produktif. Mulai dari 35 sampai 50 tahun.
“Di catatan kami di Tuban, Jawa Timur ada 50 ODHA, dan dari 50 orang ini diketahui 9 orang meninggal dunia dari bulan Januari sampai bulan Juli tahun 2015 ini,†kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Syaiful Hadi.
“Sangat disayangkan juga karena yang meninggal dunia tahun masih  berusia produktif,†lanjut Syaiful.
Kekhawatiran Dinkes, ODHA di Tuban mengalami tren kenaikan. Pasalnya di tingkat nasional pun temuan pengidap HIV/AIDS semakin meningkat.
“Diperlukan keterlibatan dan peran serta dari masyarakat, supaya HIV/AIDS ini tidak menular,†kata Syaiful.
Di Tuban, penyebaran virus ini banyak diakibatkan karena aktivitas seksual. Dia meminta kepada masyarakat, untuk setia dan jangan sampai berganti pasangan. Selain itu, dia juga mengingatkan penggunaan narkoba juga bisa menjadi pemicu menularnua virus HIV/AIDS kepada seseorang.
Syaiful meminta kepada masyarakat untuk memberikan dukungan secara penuh kepada orang yang terlanjur mengidap virus ini, karena selama ini pengidap HIV/AIDS lebih suka menyembunyikan sakit yang dia derita, sehingga penanganannya menjadi terlambat.
“Diperlukan peran serta masyarakat, jangan sampai orang ODHA dikucilkan dalam pergaulan,†tandasnya. (edp)