Buruh Migas Ancam Kepung Ibu Kota

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Buruh sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas) bakal melakukan aksi Nasional (Aknas) di Jakrta pada 3 oktober 2015 mendatang. Dalam aksinya, para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat buruh (FSB) mengususung beberapa tuntutan kepada pemerintah. Sebanyak 100 orang buruh dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah, bakal ikut serta dalam aksi tersebut.

Menurut Koordinator FSB Blora, Agung Pudjo, Aknas adalah kegiatan rutin buruh setiap tahun sekali yang bertujuan untuk mengingatkan pemerintah atas permasalahan yang belum terselesaiakan hingga saat ini.

“Apalagi dengan kemerosotan ekonomi saat ini banyak buruh jadi korban PHK, teutama buruh pabrik yang masih jauh dari layak,” jelanya.

Pada tanggal 7 September kemarin , lanjut dia, Aknas khusus FSB Migas telah dilaksanakan. Untuk tanggal 3 Oktober nanti semua sektor pekerja akan turun ke Jakarta.

“Kurang lebih 100 personel dari Blora akan kami kirim,” ungkap pria yang juga ketua Serikat pekerja kontrak Pertamina (SPKP) ini.

Dijelaskan, dalam aksinya nanti, akan mengusung 6 item tuntutan. Diantaranya, penghapusan sistemoutsourcing, upah layak nasional sektor Migas, Diskriminasi tenaga kerja di Pertamina, Akumulasi masa kerja terhitung 0 tahun dari selama bekerja, Pelayanan kesehatan sesuai tingkat resiko pekerja, dan menuntut evaluasi Kerja Sama Operasi (KSO) di wilayah Asset 4 Cepu.

Baca Juga :   Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Produk Israel Masih Beredar di Indonesia

Berkaitan upah layak nasional, dengan turunnya harga Minyak dunia dan melemahnya nilai tukar rupiah ternyata berpengaruh pada buruh.

“Jelas berpengaruh, tapi tarjet kita sementara adalah upah tetap naik secafta periodik atau pertahun untuk mengimbangi inflasi dan tidak ada pengurangan tenaga kerja atau PHK,” tambahnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *